Praktik perencanaan pembelajaran adalah mempraktekkan atau mengaplikasiakan teori perencanaan pembelajaran yang telah diterima di bangku kuliah dalam mengajar di sekolah.
Perencanaan pembelajaran sebagai suatu sistim atau
ketentuan yang ada sesuai dengan kurikulum 2013, yaitu: perencanaan pembelajaran yang
dirancang berdasarkan tujuan sesuai
perkembangan dan kebutuhan peserta didik sehingga ketidakseimbangan antara
input yang diberikan dan kapasitas pemrosesan dapat diminimalkan.
Beberapa Model Perencanaan
Pembelajaran yang ada ,yaitu: Model Glaser,Model J. E. Kemp, Model Sistemik, Model Briggs, Model Gerlach dan
Ely, Model Bela H. Banathy, Model Dick dan
Carey, Model Wong dan Raulsen, Model Kibler, Barker, Miles, Model PPSI.
Hasil model perencanaan pembelajaran memang dikembangkan guna perbaikan
model-model pembelajaran selanjutnya dengan tujuan meningkatkan mutu
pendidikan.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berdasarkan PP 19 Tahun 2005
Pasal 20 dinyatakan bahwa: ”Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus
dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan
pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian
hasil belajar”. Sesuai dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang
Standar Proses dijelaskan bahwa RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan
kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. Setiap guru pada
satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis
agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai
dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Sumber Referensi:
2. Akharil. Model-model-perencanaan-pengajaran. Jakarta: Kencana. 2011.
3. Majid, A.
Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan
Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2011.
4. Sanjaya, W. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran.Jakarta:
Kencana. 2012.
7. www.jardiknas.org.
Komentar